Bu, maafkan aku. Barangkali akhir-akhir ini aku memang tidak membantumu
selancar seperti biasanya: Aku butuh waktu untuk mengatasi permasalahanku.
Tidak apa-apa, Bu, tidak perlu mengkhawatirkan aku; semua akan aku jalani
dengan penuh keyakinan hati.
Maafkan aku hari-hari ini memasang raut yang cemberut: Aku hanya butuh
waktu untuk memperbaiki kedaanku yang carut marut.
“Ada apa?” tanyamu.
“Tidak,” aku menutupi dengan kebohonganku, “Aku tidak apa-apa.”
Tidak mungkin tidak jika kau tidak menerka-nerka semua itu, sebab
setiap aku punya permasalahan sekecil apapun kau selalu tahu. Tapi maaf, aku
belum bisa bercerita soal itu.
Sebetulnya aku merasa bersalah dengan sikapku padamu yang seolah selalu
berkilah. Kau mungkin paham, tapi sekali lagi maaf: Aku ingin sendiri untuk
beberapa hari ke depan. Setidaknya sampai aku benar-benar sedikit terbebaskan.
Tegalsari,
Senin, 15 Oktober 2012
—12:23 am

0 komentar:
Posting Komentar