masihkah kau belum paham, untuk siapa
kata-kata yang tiap kali aku update?
masihkah kau tak mengerti, buat siapa lagi
untaian sajak yang aku susun ini
bila bukan untukmu?
Hah!
kau ini, haruskah aku jujur
dengan kata vulgar untukmu?
apa kau tak merasakan akan sentuhan klasik
yang aku berikan lewat sebuah ritmik?
maka apa yang kau mau?
telah aku berikan sekujur tubuhku untuk kau bawa
namun kau malah membawa ampas
yang hina tiada makna
tahukah engkau, Kawan
aku ingin sekali mendengarmu berucap
“apakah kau ingin menjadi sahabatku?”
betapa bangganya diriku ini
bila kau berkata demikian padaku
dengan bangga akan kujawab
“aku mau menjadi sahabatmu”
dan bersama, kita akan mengayunkan langkah
menuju cahaya kemenangan di depan sana
tanpa melihat sisi perbedaan
tanpa melirik strata kehidupan
aku akan menjagamu,
kau akan menjagaku
dan persahabatan ini akan kita jaga bersama
hingga kelak sampai menuju nirwana
26 juni 2011
—12:48 pm
