Selasa, 14 Mei 2013


Hujan kembali jatuh.

Aku ingin bersamamu, sebenarnya; Duduk berdua satu meja di teras rumahku. Di sana kita bisa minum teh bersama tanpa ada siapa-siapa yang mengusik ketenangan kita.

Sambil bercerita mengenai ketampanan hujan-hujan yang pernah kau jumpai, kita bisa juga bergurau atau bertukar keluh-kesah—mengembannya bersama.

Tapi sebelumnya aku ingin bertanya, apakah di sana, di tempatmu berpijak juga hujan? Ah, tak usah kau jawab. Aku sudah tahu jawabanmu tak akan sampai padaku.

Tidak apa-apa. Yang terpenting, kau telah tahu bahwa pagi ini aku sedang ingin bersamamu. Selalu.

Blokagung,
Sabtu, 24 November 2012
—07:53 am

0 komentar:

Posting Komentar