kau pangkal dari aktor pengawan
bukan pujian, semata adalah memang
bukan main ilusimu
seperti di yang ku tahu
kau simpan rasa pujimu
biarpun menderu dalam waktu
bila sedang saat di haru
sungguh tak betah kau sipu
seperti rindumu yang sedemikian dirimu
perempuan
maafkan diri yang pernah buatmu
begitu memalu
di sesak isak yang bikin muak
sungguh bukan main
jika sedang kau tak mau
diri hanya bisa terpaku
di sudut pikir yang bau
Jum’at, 18 Mei
2012
—12:52 am

0 komentar:
Posting Komentar