Senin, 13 Mei 2013

aku bingung dengan keadaan semacam
di belakang atau di depan serupa
entah pada siapa lagi aku harus bermuara
pada mana lagi aku harus menghela
aku bingung dengan kalian
beberapa makna dari kata kita kalian sita
sampai pada saat yang sama
kalian penggal beberapa apa

aku bingung dengan yang demikian
dari kemarin hingga sekarang
kalian tulis pada papan-papan
pintu kelas, kertas-kertas, meja, kursi, hingga hati
teguh takkan luruh! katamu
tapi, kini...
ada apa dengan lembaran slogan
yang kemarin siang kalian patok pada papan pengumuman
kalian teriakan seperti apa yang kalian tulis pada papan
tanda bahwa tak ada sedikit pun rasa gentar
ada apa dengan kalian?
apakah sandiwara teater Kang Anwar atau Kang Nawar
telah mantap dan menancap pada kebiasaan?
apakah pelajaran tentang kewarganegaraan
yang diajarkan Pak Abdul Wahid telah kalian lupakan?
mengapa setiap bulan, setiap minggu, setiap hari
bahkan setiap jam, kita semakin melupakan kebersamaan?
apakah pelajaran yang berkaitan dengan ilmu sosial
seperti yang diberikan pak harun masih kurang?
bukankah kita telah mengetahui bahwa kita mesti
mempererat tali persaudaraan seperti yang telah diajarkan
pada mata pelajaran al-qur’an-hadits?
ada apa dengan kalian?
jawab, Kawan, jawab!
sampai kapan kalian tetap diam muram
durja, sambil menyimpan segenggam dendam pada setiap debaran?
kita telah berada pada ujung perpisahan, Kawan
kalian sudah tahu, bukan?
terlambat bila kesombongan kau tanam sekarang

lalu aku kembali mengeluh
duduk diam bersama Syahdan, Fikri Izzuddin, dan beberapa teman
maka, aku akan tetap bertanya
ada apa dengan kalian sekarang?
: kau yang mesti mengubahnya
barangkali dengan kesadaran

Tegalsari,
Minggu, 12 Agustus 2012
—10:17 am

0 komentar:

Posting Komentar