Stasiun
Jember
adalah
stasiun terakhir
kereta
hanya menyisakan kau dan aku
Betapa
tenang, di sini—
tanpa
riuh obrolan orang-orang
yang
tak pernah kita kenal
Di
kaca, kita bisa seenaknya menghitung
dederet
desa dan kota—
sementara
punggung malam tersenyum pada kita
Lalu
lelaplah kau dan aku—
terkurung
dalam berjuta mil khayalan
sebentar
sebelum perpisahan
Maka
dari sana
kita
tak
lagi pernah berjumpa.
Jember,
Jumat,
21 Juni 2013
—06:13
pm

0 komentar:
Posting Komentar