Mereka
yang terjaga
dan
lelap di jalanan Jogja
banyak
mengabaikan
panggilan-panggilan
serak
para
muazin kota
Hilir
mudik
tamu-tamu
domestik
dan
mancanegara
mengerutkan
dahi mereka
Belum
lagi, terik tengah hari
yang
memeras galonan peluh
Ah,
Jogja,
kota impianku
masih
banyak yang ingin kuceritakan
untuk
menggambarkanmu
Tapi
diksiku berserakan di jalananmu.
Jogja,
Kamis,
20 Juni 2013
—05:45
pm

0 komentar:
Posting Komentar