: Untuk
sahabat-sahabatku dan siapa saja, yang kehilangan cahayanya
Dari mana
sesungguhnya cinta itu bermula? Barangkali dari rangkaian peristiwa yang aku
jalani berhari-hari. Denganmu. Dari sebuah percakapan ringan yang kau ciptakan.
Dan aku seolah merelakan diriku terseret percakapan-percakapan kita yang kau
alirkan.
Dari mana sebetulnya
rindu itu bekerja? Mungkin dari pertemuan singkat denganmu yang tak lagi kita
ulangi berminggu-minggu: Sebuah aktivitas yang sejujurnya menimbulkan sesak yang
luar biasa di dadaku.
Lalu untuk siapa
mereka berdua—rindu dan cinta—itu diciptakan? Entahlah. Mereka ada, atau tanpa
sengaja ada, barangkali sebab telah kubiarkan segala pintu terbuka. Dan kamu
adalah tamu istimewa yang kupersilakan masuk melalui pintu mana saja.
Di sana, kamu boleh
melakukan kegiatan apapun: duduk-duduk santai, atau jalan-jalan dan mengamati
segala hal hingga ke bagian paling dalam dan paling rawan di hidupku. Ya: Di hatiku, kamu satu-satunya orang
yang bebas keluar-masuk dengan waktu yang tak ada batasannya.
Dari sini,
barangkali pertanyaan untuk siapa rindu dan cinta itu diciptakan bisa kujawab
sendiri: Bahwa mereka berdua sebenarnya diciptakan hanya untuk kamu saja. Inilah istimewanya kamu di hatiku; kurasa memang selama berminggu-minggu
tak bertemu, aku terus merindukanmu.
Dan sejak saati ini,
sejak aku mulai menyadari bahwa cinta pernah bermula dan rindu tengah bekerja,
sebenarnya aku tengah mendamba sebuah pertemuan istimewa: Denganmu.
Maka datanglah; aku
akan menyambutmu dengan rindu yang kurangkai berminggu-minggu. Kita rayakan
makan malam kita yang sempat tertunda beberapa pekan. Segeralah hadir ke
hidupku; kupersilakan kamu masuk melalui pintu mana saja. Aku telah
mempersiapkan ruangan khusus untuk kita berdua—yang kuhiasi dengan rindu dan
cinta.
Ah!
Kurasa semuanya
tetap berujung pada kata sia-sia. Ya. Kenyataannya memang begitu. Dan
kehilangan adalah rasa ketiga setelah rindu dan cinta.
…Ibu, aku mohon, bangunlah kembali... ke
dunia.
Tegalsari,
Rabu, 9 Oktober 2013
01:29 pm
Rabu, 9 Oktober 2013
01:29 pm
*Gambar dari sini.


0 komentar:
Posting Komentar