Namamu terkelupas
dari hati yang didera panas
bunga-bunga terhuyung
dalam perjalanan jatuh
kemarau meraung nian panjang
Aku mendengus lepas dan lelah
detak nada cinta seolah pasrah
satu per satu
wajahmu bagai sendu yang gontai
Sadar aku perlahan
intonasi rindu mulai renta kemudian
kubiarkan ia berjalan-jalan sendirian
lalu terlindas bus kota di terminal
Tegalsari,
Jumat, 10 Januari 2014
—10:50 am
*Gambar diambil dari sini.


0 komentar:
Posting Komentar