Aku adalah
rumah yang bocor
tiap kali
hujan menyerbu
dan meneror
dari langit yang sendu
Tiada atap
bagi diriku
angin murung
terus merutuk
pada langkahku
yang rapuh
Ingin
kugadaikan
sejuta kepemilikan
pada Tuan
Rumah yang ramah
tempat berpulang
gelisah
Sementara
surat-surat penting
perabotan yang
berjejal
akan lekas
kubakar
dan lalu
segera kusapu
Demi
kembalinya ketakutan
demi kaburnya
remeh-temeh
supaya
dikasihi aku oleh Tuanku
supaya
disayangi aku oleh Padukaku
Tegalsari,
Kamis, 09
Januari 2014
—04:11 pm
*Gambar diambil dari sini.


0 komentar:
Posting Komentar