Sabtu, 11 Januari 2014

Aku adalah rumah yang bocor
tiap kali hujan menyerbu
dan meneror dari langit yang sendu

Tiada atap bagi diriku
angin murung terus merutuk
pada langkahku yang rapuh

Ingin kugadaikan
sejuta kepemilikan
pada Tuan Rumah yang ramah
tempat berpulang gelisah

Sementara surat-surat penting
perabotan yang berjejal
akan lekas kubakar
dan lalu segera kusapu

Demi kembalinya ketakutan
demi kaburnya remeh-temeh
supaya dikasihi aku oleh Tuanku
supaya disayangi aku oleh Padukaku
Tegalsari,
Kamis, 09 Januari 2014

—04:11 pm
*Gambar diambil dari sini.

0 komentar:

Posting Komentar