Andai kutitipkan sesak-rinduku pada debu untukmu
pernahkah ia benar-benar datang menemuimu—
dan menyampaikan rinduku padamu?
Bahwa kerinduan adalah simpul, barangkali benar
: tali yang mengikat leherku kuat-kuat
yang tak bisa terbuka kecuali oleh pertemuan
dan percakapan-percakapan adalah pelengkapnya
Tapi kerinduan padamu bukanlah simpul
ia bagai puisi yang tak putus
sungai tiada muaranya
labirin tanpa ada ujungnya
ya
dan aku sering mengunjungi mereka
mencicipi rindu yang kubikin sendiri
lagi, dan lagi
hingga ada pertemuan kita di ujung senja


0 komentar:
Posting Komentar